BERHENTI BERARTI MUNDUR

Saya beberapa kali mengalami kejadian ini. Ketika berada di tengah kemacetan parah, tiba-tiba saya merasa mobil saya bergerak mundur. Maka secara reflek, saya pun menginjak Rem dalam-dalam.

Padahal sebenarnya yang terjadi tidak seperti itu. Mobil saya sama sekali tidak mundur. Hanya saja, mobil di sebelah kanan dan kiri saya maju secara bersamaan.

Itu membuat efek seolah-olah mobil saya yang bergerak mundur. Sebagian dari anda, mungkin punya pengalaman Serupa. Tidak mundur tapi terlihat mundur.

Barangkali itu hanya tipuan mata saja. Namun dalam kehidupan nyata, prinsip ini benar-benar terjadi. Jika kita tidak maju, maka sesungguhnya kita sudah mengalami kemunduran. Persis seperti yang dikatakan oleh Filsuf Johann Wolfgang Von Goethe, "Orang yang tidak bergerak maju akan bergerak mundur."

Jika kita berhenti belajar, maka orang lainlah yang akan menjadi lebih pintar dari kita. Jika kita berhenti berinovasi, orang lainlah yang akan menjadi lebih maju dari kita. Jika kita berhenti bertumbuh, orang lainlah yang akan mendahului kita. Jika kita berhenti bergerak, orang lain akan mengungguli kita.

Karena itu tidak ada pilihan lain kecuali kita harus terus maju, bertumbuh, dan bergerak. Jangan pernah bosan untuk terus bertumbuh. Jangan pernah lelah untuk terus bergerak. Jangan pernah berpuas diri untuk terus melakukan inovasi demi inovasi. Hanya dengan terus belajar, bertumbuh dan bergerak, maka kita akan menjadi diri kita yang terbaik.

Popular Posts