Kurir Kue Kering Tolak Puluhan Order


Ada informasi peluang bisnis menarik yang saya kutip dari  media online TEMPO.CO, Jakarta – Bisnis jasa antar kue kering laris manis pada Ramadan ini. Pemilik Pesona Express, Agus Kurniawan, mengatakan permintaan atas jasa antar kue kering yang dikelolanya membludak. “Selama ramadan ini kami menolak 20-50 order setiap hari karena sudah tidak bisa ditangani,” kata dia kepada Tempo, Rabu, 23 Juli 2014.
Belakangan ini menjelang Lebaran, Pesona Express mengantar kue kering hingga ke seratus alamat di wilayah Jabodetabek dan Bandung setiap hari. Menurut Agus, setiap pelanggan yang datang mengirim kue kering ke 20-30 alamat sekaligus. Masa ramadan ini mendatangkan tambahan order 5-10 kali bagi usahanya. (Baca juga: Ramadan, Penjualan Pakaian Naik Tiga Kali Lipat)
Untuk melayani permintaan yang meningkat, Agus pun merekrut 20-30 kurir lepas. Di hari-hari biasa, ia mempekerjakan 30 kurir. Jumlah kurir yang diperlukan dalam satu kali pengantaran memang berbeda. Untuk pengantaran cake seperti kue ulang tahun, dibutuhkan dua kurir. Satu kurir bertugas mengendarai motor, sedangkan kurir lainnya harus memegang kue dengan boks khusus yang dilengkapi pendingin.
Berbeda dari pengiriman cake, pengiriman kue kering hanya memerlukan satu orang. Tarifnya pun berbeda. Pesona Express mematok tarif Rp 45 ribu per lima kilogram kue kering. Untuk setiap tambahan satu kilogram berikutnya, konsumen dikenai biaya tambahan Rp 3.000.
Begitupula dengan jasa pengantaran kue, pengirim harus membayar biaya berdasarkan jarak tempuh ke alamat tujuan. “Kebanyakan dikirim untuk instansi dan bank,” kata Agus.
Dia melihat pangsa pasar jasa pengiriman kue kering ini menjanjikan karena belum banyak pesaing muncul. Awalnya, bisnis Agus hanya bergerak di bidang pengiriman dokumen. Ia pun mencoba beralih ke usaha jasa pengiriman untuk suatu toko roti. Setelah berhasil, ia melanjutkan bisnis ini.
Pesona Express yang mulai beroperasi pada 1 September 2013 menghasilkan omzet hingga Rp 100 juta per bulan selama ramadan. “Kalau bulan biasa, Rp 60 juta – 70 juta,” kata Agus. (Baca juga: Ramadan, Pendapatan Restoran Meningkat)
MARIA YUNIAR
Sumber Artikel : http://www.tempo.co/read/news/2014/07/23/090595209/Ramadan-Kurir-Kue-Kering-Tolak-Puluhan-Order

Popular Posts