Ayam Serama


Ternak Ayam Serama Sangat Menguntungkan, Lho

Ayam serama adalah jenis ayam yang mempunyai bentuk tubuh paling kecil, dan dadanya membusung saat berjalan. Karena keunikan tubuhnya itu, ayam serama dibandrol dengan harga yang cukup mahal. Ini alasan ekonomis yang menguntungkan bagi peternak ayam serama, sebab mereka bisa meraup rupiah berlimpah dari hasil ternaknya tersebut.

Memang tak mudah dalam mengembangbiakkan ayam serama, paling tidak, tak semudah memelihara ayam kampung biasa. Biasanya peternak akan memilih ayam serama betina yang ukurannya tak terlalu mungil jika hendak dijadikan indukan.

Alasannya, jika tubuh betina terlalu kecil maka perkawinan akan sulit terjadi. Hasilnya adalah betina itu tidak menghasilkan telur yang baik dan bagus. Jadi pilih ukuran betina yang agak besar dengan usia 8 bulan sampai 1 tahun minimal.

Sedangkan untuk pejantan serama, ukuran tidak akan menjadi masalah. Satu pejantan bisa diternakkan dengan 3 ekor betina sekaligus dalam 1 kandang. Ini akan lebih hemat dan cepat menghasilkan telur yang berkualitas. Namun peternak sebaiknya tetap membuatkan 3 tempat telur agar masing-masing betina bisa mengerami telurnya dengan baik.

Ukuran kandang pun tak perlu terlalu besar, cukup panjang 1,5 meter, lebar 60 cm atau lebih, dan tinggi 75 cm, ini sudah termasuk ideal bagi serama untuk bertelur dan mengeram.

Yang perlu diperhatikan tentu pakan dan vitaminnya cukup agar telur serama sehat dan menghasilkan bibit yang baik. Kebersihan kandang juga harus diperhatikan, sebab serama rentan terkena penyakit.

Harga anakan serama yang telah mencapai usia siap jual bervariasi, umumnya mulai dari Rp200 ribu seekor. Sedangkan sepasang indukan bisa dibandrol hingga jutaan rupiah, tergantung kondisi dan jenisnya.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mulai beternak ayam serama saat ini?

Info lengkap : http://sidomi.com



@agusk1

Popular Posts